Sabtu, 06 November 2021

Tugas Materi Kelompok 4 "Kata, Istilah dan Diksi"


1      1. Sebutkan perbedaan antara kata dan istilah!

Secara umum, menurut sudut pandang fonologi, kata dapat dirumuskan sebagai bentuk lingual yang memiliki urutan fonem yang tetap. Urutan tetap di sini dimaknai ‘tidak berubah’. Artinya, fonem-fonem yang menjadi unsur pembentuk kata itu tidak dapat diubah urutannya, baik melalui pengubahan posisi setiap atau sebagian fonem dalam kata maupun dengan penambahan, pengurangan, dan penyisipan satu fonem pada kata tersebut.

Hasil pemahaman dari sejumlah sumber memberi ketentuan bahwa istilah dapat diartikan sebagai kata atau gabungan kata yang memiliki makna khusus, dan penggunaannya terbatas pada ranah kegiatan atau bidang keilmuan tertentu. Dari segi makna, istilah itu sifatnya monosemantis. Artinya, dia hanya memiliki satu makna, tidak ganda atau polisemi.

 

2.       2. Sebutkan urutan prioritas sumber pengambilan istilah kedalam bahasa Indonesia?

Kosakata mewadahi konsep. Namun, ada kalanya konsep yang kita miliki
(ditambah karena temuan baru) lebih banyak dari kosakata yang tersedia untuk mewadahi
konsep itu. Dalam hal demikian, diperlukan kata atau istilah baru. Untuk memperolehnya
tentu harus ada sumber dan tata cara pengambilan atau pembentukannya. Sehubungan
dengan itu, ada tiga sumber pengambilan istilah bahasa Indonesia, dengan urutan prioritas
adalah sebagai berikut:
(1) bahasa Indonesia/Melayu,
(2) bahasa-bahasa daerah serumpun, dan 
(3) bahasa asing.

3.      3.  Syarat apa sajakah yang harus dipenuhi dalam memilih kosakata bahaha asing untuk dijadikan istilah dalam bahasa Indonesia?

-Adopsi

Pemakai bahasa mengambil bentuk dan makna kata asing itu secara keseluruhan. Contoh: supermarket, plaza, mall.

-Adaptasi

Pemakai bahasa hanya mengambil makna kata asing itu, sedangkan ejaan ata penulisannya disesuaikan dengan ejaan bahasa Indonesia. Contoh: “Pluralization” menjadi “pluralisasi”.

Penerjemahan Pemakai bahasa mengambil konsep yang terkandung dalam bahasa asing itu, lalu kata tersebut dicari padanannya dalam bahasa Indonesia. Contohnya: “Try out” menjadi “uji coba”.

-Kreasi

Pemakai bahasa hanya mengambil konsep dasar yang ada dalam bahasa Indonesia. Cara ini mirip dengan cara penerjemahan, tetapi tidak menuntut bentuk fisik yang mirip seperti cara penerjemahan.

Misal, kata dalam bahasa aslinya ditulis dalam dua atau tiga kata, sedangkan dalam bahasa Indonesianya hanya ditulis satu kata. Contoh: “Spareparts” menjadi “suku cadang”.

 

4.      4.  Sebutkan bahasa mana sajakah yang saat ini masih mungkin memberi masukan kosakatanya ke dalam bahasa Indonesia! Jelaskan mengapa demikian!

1)      Dari bahasa Melayu

2)      Dari bahasa-bahasa daerah (serumpun)

3)      Dari bahasa asing

4)      Bahasa Sanskerta

5)      Bahasa Arab, Parsi, dan Tamil

6)      Bahasa Belanda, Inggris, dan Portugis

7)      Bahasa Cina, Latin, dan Italia

Ini semua terjadi karena Indonesia beberapa kali dijajah oleh negara lain, perdagangan antar negara serta kerajaan kerajaan terdahulu.

5.      5.  Apa yang dimaksudkan dengan keutuhan kata?

Keutuhan kata adalah suatu kata yang memiliki ejaan dan bahasa yang tepat tidak di kurangi atau mengalami perubahan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

MOTIVASI

Semua orang perlu motivasi dalam kehidupannya dari anak-anak, remaja, dewasa, bahkan lansia. Yang membedakan hanya tujuan, motivasi dapat di...