Kamis, 07 Juli 2022

MICROSOFT ACCESS ??

Penguasaan pengetahuan ilmu bidang IT adalah kebutuhan dalam menghadapi era globalisasi. Perkembangan teknologi tidak dapat kita hindari dalam kehidupan ini, karena perkembangannya berjalan sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan[8]. Pada Dunia kerja banyak target yang harus diselesaikan dengan cepat dan benar, sehingga dibutuhkan penggunaan teknologi dalam membantu penyelesaian pekerjaan. Untuk mencari alternatif solusi pemecahan masalah di atas, maka diadakan pelatihan pembuatan basis data dengan Microsoft acces untuk melatih mendesain database, membuat query dan laporan. Microsoft Access adalah salah satu program pengolahan berbasis data relasional yang canggih dengan kemudahan penggunaan yang ada seperti pengaturan data, pembuatan form, pembuatan laporan, serta dukungan penuh untuk mengolah berbagai jenis basis data dengan pengoperasian dalam Open Database Connectivity (ODBC) dan teknologi ActiveX Data Objects (ADO) yang membuat Microsoft Office Access sebagai database “default” dalam sistem operasi Windows (Fauziah Latif, Aditya Wirangga Pratama 2015).

Komputer merupakan alat pengolah data elektronik yang bekerja dan dikendalikan oleh sekelompok instruksi-instruksi yang disebut program,digunakan untuk membantu  manusia agar pekerjaannya menjadi lebih mudah, cepat dan akurat. Microsoft Access adalah suatu program aplikasi basis data komputer relasional yang digunakan untuk merancang, membuat dan mengolah berbagai jenis data dengan kapasitas yang besar. Banyak yang menggunakan Microsoft Acces baik pada home idustri maupun perusahaan besar dalam mengolah database perusahaannya.

Database yang terkomputerisasi sangat menunjang kinerja dari suatu entitas, perancangan database perkantoran melalui Microsoft Acsess sangat membantu dalam pengolahan data serta memberikan informasi yang valid dalam pengambilan keputusan. Ms Acces merupakan suatu program aplikasi untuk membuat database relasioanal yang bisa digunakan untuk perusahaan home industri atau perusahaa lainnya. Pengguna diberikan kemudahan dalam menggunakan MS.Acces karena memiliki Jet database Engine, dan tampilan visual yang memudahkan dalam penggunaannya.

Dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat akan ada banyak fitur-fitur yang menarik, fungsional dan profesional. Program aplikasi ini sangat berguna dalam menambah keahlian terkait data base. Tidak menutup kemungkinan dimasa depan banyak perusahaan yang mencari ahli dalam pengoprasian Microsoft Accsess karena dapat meningkatkan kualitas kerja dengan efektif tenaga dan mengefisienkan waktu. Sifatnya yang mudah digunakan dan tidak membingungkan bagi yang ingin belajar tentang sistem data base, sistem aplikasi ini menyedeiakan fasilitas wizards yang dapat memandu langkah-langkah yang diilustrasikan membuatnya menjadi sistem data base yang populer di dunia. Kelebihannya yang dapat meminimalisir biaya yang terhitung tidak mahal dibanding sistem data base lain yang lebih besar dan mahal tetapi memiliki fungsi dan fitur yang sama.

Terlepas dari fungsi dan kelebihan Microsoft Accsess yang begitu banyak, program aplikasi ini mempunyai beberapa kekrangan seperti kapasitas penyimpanan yang terbatas, jadi pengguna akan mendapat hambatan dalam mengelola data base, oleh karena itu Microsoft Accses ini cocok digunakan oleh peruahaan kecil hingga menengah. Batas penggunaan teknis dari program aplikasi ini adalah 225 orang secara bersamaan, untuk penggunaan multi guna sebenarnya adalah 10 hingga 80 saja.

RELEVANSI KESEHATAN DAN KEAMANAAN KERJA KARYAWAN

 Kata Pengantar

Kinerja karyawan merupakan suatu tolak ukur bagaimana perusahaan mampu bertahan, berkembang dan sukses. Hal ini dikarenakan manusia sebagai sumber daya yang memiliki peranan penting dalam proses pelaksanaan aktivitas suatu perusahaan. Kemampuan suatu perusahaan dalam mengelola sumber daya manusia dengan baik akan berbeda hasilnya dengan perusahaan yang tidak mengelola sumber daya manusianya dengan baik. Menurut Mangkunegara dalam penelitian Syakilla (2019) bahwa keunggulan sebuah perusahaan akan terlihat dari kinerja karyawan, sebab kinerja adalah hasil kerja keras yang dapat dicapai oleh seorang karyawan dalam melaksankan tugasnya sesuai dengan tanggungjawab yang diberikan kepadanya. Kinerja karyawan dapat berlangsung dengan baik jika hal-hal yang mempengaruhi nya juga tepat.

Luce Neni (2005) mengatakan, pada dasarnya kekuatan yang ada dalam suatu perusahaan terletak pada orang-orang yang ada dalam perusahaan tersebut. Apabila tenaga kerja diperlakukan secara tepat dan sesuai dengan harkat dan martabatnya, perusahaan akan mencapai hasil yang sesuai dengan tujuan yang diinginkan oleh perusahaan. Dari uraian tersebut jelaslah bahwa faktor sumber daya manusia memegang peranan yang paling penting dan utama dalam proses produksi, karena alat produksi tidak akan berjalan tanpa dukungan dan keberadaan sumber daya manusia. 

Dahulu, kini dan nanti untuk bertahan dan menunjang kehidupan manusia butuh pekerjaan. Manusia bekerja tergantung kepada kondisi yang bersifat fisiologis dan psikologis, dan tidak semata-mata untuk mendapatkan uang. Gaji yang tinggi tidak selalu menjadi faktor utama untuk meningkatkan kerja, Mereka bekerja juga untuk memenuhi kebutuhan psikologis dan kebutuhan sosial, yaitu kebutuhan memperoleh perhatian pada segi kemanusiaanya (As’ad, 1995). 

Karyawan lebih banyak menghabiskan waktunya di tempat kerja, sementara lingkungan kerja mereka tidak selalu baik untuk kehidupan yang sehat. Stres, Ketegangan, Kondisi Mental dan Psikologis, Kondisi kerja yang buruk, Jam kerja yang panjang, Ventilasi yang buruk, Insanitasi, Malnutrisi dll. merusak kesehatan mereka. Efisiensi di tempat kerja hanya dimungkinkan jika seorang karyawan dalam keadaan sehat, sedangkan industri memaparkan pekerja pada bahaya tertentu yang memengaruhi kesehatan mereka. Gejala kesehatan yang buruk adalah tingginya angka ketidakhadiran dan tingginya tingkat turnover, ketidakpuasan kepada industri dan ketidakdisiplinan, kinerja yang buruk dan produktivitas yang rendah. 

Masalah yang sering muncul dalam perusahaan saat ini adalah kurangnya perhatian terhadap aspek manusiawi (Yukl, 1998). Pihak manajemen perusahaan seharusnya mampu mengakomodasi persoalan karyawan sejauh yang terkait dengan kepentingan perusahaan. Pertimbangannya adalah bahwa unsur keselamatan dan kesehatan karyawan memegang peranan penting dalam peningkatan mutu kerja karyawan. Semakin cukup kuantitas dan kualitas fasilitas keselamatan dan kesehatan kerja, maka semakin tinggi pula mutu kerja karyawannya. Dengan demikian perusahaan akan semakin diuntungkan dalam upaya pencapaian tujuannya (Sjafri Mangkuprawira dan Aida V. Hubeis, 2007). 

Oleh sebab itu, program jaminan kesehatan dan keselamatan kerja sangat penting diterapkan dalam perusahaan yaitu untuk meningkatkan kepuasan, sehingga kinerja menjadi lebih meningkat dan tercapainya hasil produksi yang diinginkan (As’ad, 1995). Dengan berbagai tuntutan tentang masalah kesehatan dan keselamatan kerja, perusahaan harus memenuhi tanggung jawab kepada karyawan. 

Dengan begitu, pemerintah memberikan jaminan kepada karyawan dengan menyusun Undang-undang Tentang Kecelakaan Tahun 1947 Nomor 33, yang dinyatakan berlaku pada tanggal 6 januari 1951, kemudian disusul dengan Peraturan Pemerintah Tentang Pernyataan berlakunya peraturan kecelakaan tahun 1947 (PP No. 2 Tahun 1948), yang merupakan bukti tentang disadarinya arti penting keselamatan kerja di dalam perusahaan (Heidjrachman Ranupandojo dan Suad Husnan, 2002). 

Selain itu, tujuan K3 tidak hanya untuk memberikan perlindungan terhadap tenaga kerja dan orang lain yang berada di tempat kerja agar keselamatannya terjamin, tetapi juga untuk mengendalikan risiko terhadap peralatan, aset, dan sumber produksi sehingga dapat digunakan secara aman dan efisien agar terhindar dari kecelakaan dan penyakit akibat kerja. Perlindungan K3 yang efektif dan efisien dapat mendorong produktivitas jika dilaksanakan dan diterapkan melalui sistem manajemen K3 sebagaimana amanat pasal 83 UndangUndang Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan. Untuk itu, tema peringatan bulan K3 Nasional tahun ini pembangunan untuk mendorong semua pihak berpartisipasi aktif membudayakan K3 yang diharapkan menjadi bagian integral dalam nasional untuk meningkatkan produktifitas dan kesejahteraan. 

Baca selengkapnya disini:

PDF 

MOTIVASI

Semua orang perlu motivasi dalam kehidupannya dari anak-anak, remaja, dewasa, bahkan lansia. Yang membedakan hanya tujuan, motivasi dapat di...