Jumat, 31 Desember 2021

TUGAS MATERI KELOMPOK 11 "SURAT MENYURAT"

 1. Sebutkan definisi surat menurut 3 ahli korespondensi?

1) Menurut Sudarsa (1992:3), "Surat adalah salah satu sarana komunikasi yang digunakan untuk menyampaikan informasi tertulis dari suatu pihak kepada pihak lain. Informasi yang disampaikan itu dapat berupa pemberitahuan, pernyataan, perintah atau laporan."

2) Menurut Semi (1990:189), "Surat adalah sarana komunikasi dalam bentuk tertulis berupa pemberitahuan, pernyataan, sikap dan lain-lain yang ditulis atau dikeluarkan oleh seseorang atau suatu organisasi.

3) Arifin (1996:2), mengemukakan "Surat adalah salah satu sarana komunikasi tertulis untuk menyampaikan informasi dari satu pihak, orang, instansi atau organisasi kepada pihak lain, orang, instansi atau organisasi." 


 2. Apa pengertian dari surat resmi yang dikemukakan oleh Semi (1989:204)?

Bahwa surat resmi adalah segala komunikasi tertulis yan isinya menyangkut masalah kedinasan yang ditulis oleh satu jawatan kesatu jawatan lain, atau kepada perorangan, atau dari perorangan kepada jawatan.


 3. Mengapa surat izin dikategorikan sebagai surat setengah resmi?

Surat resmi ditulis oleh instansi atau organisasi dan ditujuk pada instansi ataupun organisasi lainnya dengan tujuan acara kedinasan. Sedangan surat tetengah resmi ditulis oleh perorangan dan ditujukan ke instansi atau orang lain.


 4. Berikan contoh bagian kepala surat (surat resmi)?

DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN 
Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa
 Jalan Daksinapati Barat IV, Rawa Mangun
 Jakarta13220
 Kotak Pos 2625 Telepon 4896558, 4894564, 4894584


5. Bagaimana penggunaan bahasa dalam surat resmi?

Sesuai dengan namanya, surat resmi, maka bahasa yang digunakan dalam surat resmi itu harus merupakan bahasa yang resmi. Intinya: bahasa yang baku, standar. Kebakuan itu diukur dari penerapan kaidah ortografis (EYD dan tata peristilahan atau penyerapan kata), diksi atau pilihan kata, frasa, dan kalimat. Jika surat ditempatkan sebagai suatu wacana, maka wacana dalam surat resmi hendaknya juga merupakan wacana standar.

Sabtu, 18 Desember 2021

TUGAS MATERI KELOMPOK 9 "PERENCANAAN TULISAN"

1. Apasaja hal-hal yang harus dipertimbangkan dengan baik dalam memilih topik? Jelaskan?

    1) Topik harus bermanfaat dan layak. Dalam hal ini bermanfaat berarti pembahasan topik itu akan memberi sumbangan bagi pengembangan ilmu dan profesi tertentu. Layak berarti topik itu memerlukan pembahasan sesuai dengan bidang yang ditekuni

    2) Topik harus menarik perhatian penulis. Topik yang demikian dapat memotivasi penulis agar berusaha secara terus menerus mencari data yang berguna dalam memecahkan masalah yang dihadapi dan juga memotivasi penulis menyelesaikan tulisannya secara baik.

    3) Topik harus dikenal penulis. Ini berarti topik yang ditulis harus dikuasai dan dipahami oleh peulis sendiri.

    4) Bahan yang diperlukan untuk pembicaraan topik dapat diperoleh dan cukup memadai. Artinya sumber bahan yang relevan dan dari perpustakaan 

    5) Topik tidak terlalu luas dan tidak terlalu sempit. 


2. Sebutkan syarat apasaja yang harus diperhatikan dalam membuat judul?

    1) Judul tulisn harus sesuai dengan tema isi tulisan beserta jangkauannya.

    2) Judul sebaiknya dinyatakan dalam frasa benda bukan dalam bentuk kalimat.

    3) Judul tulisan diupayakan sesingkat mungkin.

    4) Judul tulisan harus dinyatakan secara jelas. Artinya judul harus dinyatakan secara luga dan polos dan tidak menyatakan makna kias atau tidak mendukung makna ganda.


3. Akhadiah dkk (1991:15) menyatakan bahwa tesis yang baik harus memenuhi tujuh persyaratan yang lain. Apa saja persyaratan tersebut?

    1) Tesis harus dinyatakan dalam frasa lengkap, tidak boleh dinyatakan dalam frasa lengkap.

    2) Tesis harus dinyatakan dalam bentuk kalimat pernyataan, tidak boleh dalam bentuk kalimat pertanyaan.

    3) Bagian-bagian topik harus saling berhubungan, tesis tidak boleh mengandung unsur-unsur yang tidak berkaitan,

    4) Tesis haus terbatas, tidak boleh terlalu luas.

    5) Tesis tidak boleh mengandung ungkapan " menurut pendapat saya", "saya duga" dan saya kira, karena akan melemahkan argumentasi.

    6) Tesis tidak boleh dinyatakan dengan bahasa yang tidak jelas.

    7) Tesis tidak boleh dinyatakan dengan kata kiasan.


4. Sebutkan pengertian dari kerangka kalimat dan kerangka topik?

       Kerangka kalimat mempergunakan kalimat berita yang lengkap untuk merumuskan topik-topik bawahan menurut tingkatnya masing -masing, kerangka kalimat lebih jelas bagi siapa pun, termasuk penulisnya. Sedangkan kerangka topik dibuat dengan mempergunakan kata atau frasa, kerangka topik mempunya kelebihan dimana ia lebih jelas menyatakan hubungan-hubungan kepentingan antar gagasnan.


5. Apa perbedaan dari topik dan judul?

    Topik tidak sama dengan judul. Topik adalah pokok pembicaraan dalam keseluruhantulisan yang akan dibahas, sedangkan judul adalah nama titel, atau semacam lebel untuk sebuah tulisan. Pernyataan topik mungkin saja sama dengan judul, tetepi mungkin saja tidak. Dalam tulisan fiktif (rekaan) seringkali judul tulisan tidak menunjukan topik.

Jumat, 10 Desember 2021

TUGAS MATERI KELOMPOK 8 "JENIS-JENIS TULISAN"

 1. Sebutkan dan jelaskan unsur-unsur yang diperlukan untuk melengkapi narasi?

1) Motif adalah fitur atau ide berulang yang membantu mengembangkan aspek naratif lainnya seperti tema atau susana hati

2) Konflik melekat antara tujuan dari dua kekuatan atau karakter. Konflik menciptakan ketegangan dan minat dalam cerita, konflik juga mengacu pada perbedaan karakter tokoh yang terdapat dalam narasi

3) Tema merupakan makna cerita. Tema merupakan sejenis komentar terhadap subjek dan pokok masalah. Tema mengandung sikap pengarang terhadap subjek dan pokok cerita. 

4) Amanat merupakan unsur cerita yang menjadi pesan pengarang melalui ceritanya. Amanat merupakan nilai-nilai kehidupan yang dapat disimpulkan dari isi cerita

5) Gaya bahasa adalah cara penggunaan yang khas bagi seorang pengarang. Gaya meliputi penggunaan diksi, imajeri dan sintaksis.

6) Alur, rangkaian pola-pola untuk memecahkan konflik yang terdapat dalam narasi tersebut.

7) Sudut pandang atau point of view dibedakan menjadi: first person central atau akuan sertaan, first person peripheral atau akuan tak sertaan, thrid person omniscient, thrid person limited.


2. Jelaskan satu persatu ciri-ciri tulisan deskripsi?

1) Tulisan deskripsi menggambarkan atau melukiskan objek atau peristiwa tertentu

2) tulisan deskripsi bertujuan untuk menciptakan kesan pada pembaca seolah-olah mengalami, menyaksikan dan mendengarkan objek atau peristiwa yang dilukiskan atau digambarkan oleh penulis

3) tulisan deskripsi bersikap objektif karena penulis menggambarkan sesuatu yang di deskripsikan sebagaimana adanya objek dan peristiwa itu

4) tulisan deskripsi tampil dalam dua bentuk: 


3. Sebutkan dan jelaskan urutan dan susunan paragraf yang biasa digunakan untuk mengembangkan tulisan?

1) urutan kronologis
2) urutan ruang 
3) urutan induktif
4) urutan deduktif
5) urutan pertanyaan-jawaban
6) urutan sebab-akibat/akibat-sebab (kausal)
7) urutan penyataan alasan
8) urutan kecaraan
9) urutan kondisional
10) ukuran akumulatif
11) urutan klimaks/antiklimaks
12) urutan familiaritas
13) urutan kompleksitas


4. Jelaskan ciri-ciri tulisan narasi?

1) tulisan narasi berisi rangkaian peristiwa yang membentuk keutuhan cerita
2) tulisan narasi memiliki pelaku yan melakukan tindakan-tindakan sehingga terjadilah peristiwa
3) tulisan narasi menyajikan peristiwa berdasarkan urutan waktu kejadiannya
4) tulisan narasi dilengkapi oleh unsur-unsur yang menghidupkan cerita
5) tulisan narasi menyajikan rangkaian peristiwa dari awal sampai akhir, tetapi urutannya disajikan tidak harus lurus, boleh dengan sorot balik, melingkar dan sesuai dengan kemahiran penulis
6) tulisan narasi ada ang bersiaf nonfiktif (sesuai dengan peristiwa sesungguhnya) ada pun yang fiktif (berasal dari imajinasi)


5. Sebutkan dan jelaskan satu persatu contoh tulisan deskripsi?

Contoh tulisan deskripsi, antara lain, lukisan suatu daerah wisata, uraian tentang suatu upacara adat, hasil pengamatan wawancara, laporan pandangan mata dari suatu pertandingan olahraga, sepak bola  dan sebagainya. Pokoknya, semua topik dapat dikembangkan menjadi tulisan deskripsi asalkan tujuannya untuk melukiskan keadaan atau suatu peristiwa apa adanya kepada pembaca seperti yang dilihat dan atau didengar oleh penulis.


Jumat, 03 Desember 2021

TUGAS MATERI KELOMPOK 7 "JENIS-JENIS TULISAN"

 1. Sebutkan jenis-jenis tulisan berdasarkan isinya?

Eksposisi atau ekspositori, argumentasi, persuasi, deskripsi dan narasi.


 2. Sebutkan cir-ciri tulisan eksposisi?

1) tulisan eksposisi menguraikan fakta atau sesuatu yang benar-benar terjadi;

2) fakta yang diuraikan dan disajikan seinformatif mungkin mungkin sehingga pembaca dapat mengetahui dan memahaminya dengan sejelas-jelasnya;

3) analisis dan penfsiran terhadap fakta yang diuraikan bener-benar objektif, bukan fakta yang dibuat-buat penulis;

4) tulisan eksposisi tak berupaya untuk memengaruhi pembaca atau mengiring pembaca kepada pendapat dan sikap yang diyakini oleh penulis;

5) tulisan eksposisi menguraikan suatu peristiwa atau proses kerja sesuatu yang dibahas di dalam tulisan itu;

6) tulisan eksposisi dapat dilengkapi dengan data statistik,peta, bagan, grafik, dan lain untuk memperjelas topik yang dibahas;

7) penutup eksposisi biasanya berupa penegas terhadap topik yang diuraikan.


 3. Untuk menjadi penulis argumentasi yang baik, seorang penulis harus memenuhi dua syarat, sebutkan      dua syarat tersebut?

1) Penulis tau benar topik yang dibicarakannya karena kekuatan tulisan ini pertama-tama bergantung kepada fakta-fakta, informasi dan jalan pikiran yang menghubungkan fakta-fakta tersebut.

2) Penulis berrsedia mempertimbangkan pendapat-pendapat yang bertentangan dengan pendapatnya sendiri sesuai dengan fakta-fakta yang ditemukan.


 4. Sebutkan perbedaan dan persamaan tulisan eksposisi dan argumentasi?

Perbedaan

1) Tujuan eksposisi adalah menerangkan dan menjelaskan supaya pembaca benar-benar memperoleh informsi yang sejelas-jelasnya sedangkan tujuan argumentasi adalah memengaruhi pembaca akhirnya berpihak kepada pendapat, keyakinan dan sifat penulis.

2) Peta, statistik, grafik dan lain-lain dipergunakan dalam eksposisi untuk menjelaskan topik, sedangkan dalam argumentasi dipergunakan untuk membuktikan bahwa topik itu benar.

3) Penutup dalam eksposisi berfungsi menegaskan materi yang diuraikan sebelumnya, sedangkan penutup dalam argumen berfungsi menyimpulkan hal-hal yang pernah diuraikan sebelumnya.

Persamaan

1) Eksposisi dan argumentasi sama-sama memberikan penjelasan pendapat, gagasan dan keyakinan

2) argumentasi dan eksposisi sama-sama menggali dari sumber yang sama, yaitu dari pengamatan dan penelitian, pengalaman atau sikap.

3) argumentasi dan eksposisi sama-sama bersifat mejelaskan analisis dan sintesis pada waktu membahas topik yang dikemukakan 

4) argumentasi dan eksposisi sama-sama memerlukan fakta yang diperjelas dengan angka-angka, grafik, statistik, gambar dan sebagainya.


 5. Di dalam komunikasi modern, kemahiran menulis sangat penting keberadaannya. Mengapa?

Menurut Hendry Guntur Tarrgan (2008), menulis ialah suatu keterampilan berbahasa yang produktif dan ekspresif untuk berkomunikasi, baik secara langsung maupun tak langsung. Maka dari itu dewasa ini banyak menggunakan media sosial untuk berkomunikasi maupun berinteraksi secara daring bahkan membuat karya itu menjadi hal yang wajar saat ini. Itulah mengapa kemahiran menulis saat ini amat penting keberadaannya.

Selasa, 30 November 2021

TUGAS MATERI KELOMOK 6 "PARAGRAF"

1. Jelaskan apakah paragraf harus menjorok kedalam?

    Paragraf, Menurut Sullivan (1976:1-3) adalah salah satu bagian tulisan yang tersusun dari sekelompok kalimat yang mengekspresikan satu gagasan pokok. Permulaan paragraf dalam satu tuliasan ditandai oleh indentasi yaitu ruang kosong (bagian yang dimasukan agak kedalam) pada halaman tulisan. Jadi paragraf harus menjorok kedalam yang sudah dikemukakan oleh Sullivan dan menjadi ciri suatu paragraf.


2. Sebutkan ciri-ciri paragraf?

Disimpulkan sembilan ciri-ciri paragraf, secara berturut-turut berikut ini:

1) paragraf merupakan kesatuan gagasan;

2) paragraf hanya mengandung satu pikiran atau gagasan pokok;

3) paragraf juga mempunyai pikiran penjelas yang berfungsi memperinci atau memperjelas gagasan         pokok;

4) paragraf terdiri atas kalimat kalimat : kalimat topik mewakili gagasan pokok dan kalimat penjelas         mewakili pikiran penjelas;

5) paragraf hanya memiliki satu kalimat topik, sedangkan kalimat penjelas boleh lebih dari satu;

6) paragraf mempunyai kalimat yang jumlahnya relatif, sesuai dengan tujuan paragraf tersebut;

7) paragraf merupakan bagian dari karangan yang lebih besar, tetapi banyak persamaannya dengan            karangan utuh;

8) paragraf berfungsi memudahkan pembaca memahami isi tulisan secara keseluruhan;

9) paragraf diawali oleh indentasi.

3. Sebutkan dan jelaskan jenis-jenis paragraf? 

    Jika dilihat dari letak kalimat topik nya, paragraf dibedakan menjadi empat jenis. Pertama, paragraf deduktif, yaitu paragraf yang kalimat topik nya terletak pada awal paragraf. Kedua, paragraf induktif yaitu yang paragraf yang kalimat  topik nya berada pada atau menjelang akhir paragraf. Ketiga, paragraf campuran yaitu paragraf yang kalimat topik nya terletak pada awal dan diulangi lagi pada akhir paragraf itu dengan kalimat yang bervariasi. Keempat, paragraf merata yaitu paragraf yang kalimat topiknya tidak dinyatakan secara eksplisit dengan satu kalimat tertentu, tetapi gagasan pokoknya harus disimpulkan dari semua kalimat yang membangun paragraf itu.

    Berdasarkan isinya paragraf juga terdiri dari empat jenis. Pertama, paragraf ekspositori atau eksposisi yaitu paragraf yang menyajikan fakta, kenyataan, konsep dan secara apa adanya, sesuai dengan kenyataannya. Kedua, paragraf argumentasi yaitu paragraf yang isinya  berupa pembahasan tentang sesuatu yang disertai alasan, bukti, dan atau pendapat. Ketiga, paragraf narasi yaitu paragraf yang menyajikan cerita atau peristiwa bedasarkan waktu dan kejadiannya disertai tokoh yang terlibat di dalam peristiwa itu. Keempat, paragraf deskripsi yaitu paragraf yang memberikan dan menggambarkan benda atau peristiwa berdasarkan tempat benda itu berada atau tempat peristiwa itu terjadi.

    Apabila ditinjau dari sifat dan fungsinya, paragraf dapat dibagi atas empat macam, yaitu Paragraf pembukan berfungsi sebagai pengantar tulisan, paragraf pokok atau paragraf isi berfungsi sebagai pemerinci persoalan yang akan disampaikan dalam tulisan itu, paragraf penutup berfungsi sebagai penutup tulisan, dan paragraf peralihan (transisi) berfungsi mengalihkan perhatian dari satu persoalan ke persoalan lain di dalam satu tulisan yang utuh.

4. Sebutkan 4 cara para ahli memandang paragraf menurut D' Angela?

    Cara pertama, paragraf dipandang sebagai bagian tulisan yang lebih besar. Paragraf menurut cara        kedua, dipandang sebagai sekelompok kalimat yang bertalian secara logis, yang dibangun oleh unsur-unsur yang menyatu berdasarkan satu topik. Cara ketiga, paragraf diamati,sebagai jenis kalimat yang diperluas. Cara memandang paragraf yang keempat adalah paragraf dianggap sebagai (karangan) kecil atau esai mini.

5. Ada berapa bagian dalam teknik analisis? Jelaskan!

    Teknik analisis dapat dibedakan atas tiga macam : 1) analisis kronologis, yang membagi peristiwa atau kejadian berdasarkan waktu; 2) analisis ruang, yang memilah-milah peristiwa atau keadaan berdasarkan tempat kejadian; 3) analisis struktual, yang menganalisis suatu masalah, fakta atau konsep menjadi bagian-bagian, tipe-tipe atau elemen-elemen atau tipe-tipe itu dihubungkan antara satu dan yang lainnya sehingga membentuk keutuhan paragraf.


Nama : Fania Septiany

NIM : 21031129

Program Studi : Administrasi Bisnis (A)

Mata Kuliah : Bahasa Indonesia

Minggu, 14 November 2021

TUGAS MATERI PRESESTASI KELOMPOK 5 "KALIMAT"

1.   1.   Jelaskan bagaimana sebuah pernyataan dapat disebut sebagai kalimat?

Sugono (2002: 26-28) menjelaskan bahwa sebuah pernyataan (lisan atau tulis) dapat dikategorikan sebagai kalimat bila memiliki dua persyaratan pokok. Persyaratan pokok tersebut adalah (1) unsur predikat dan (2) permutasi atau perubahan urutan unsur kalimat. Setiap kalimat sekurang-kurangnya memiliki predikat.

 

2.     2.   Jika sebuah pernyataan tidak mengandung predikat, apakah bisa disebut kalimat? Jelaskan!

Dengan kata lain, jika suatu pernyataan memiliki predikat, pernyataan itu merupakan kalimat, sedangkan suatu untaian kata yang tidak memiliki predikat disebut frasa. Tanpa subjek dan predikat, rangkaian kata tidak dapat membentuk sebuah kalimat. Frasa merupakan gabungan dua kata atau lebih yang membentuk suatu makna. Frasa bersifat nonpredikatif atau yang sering dijelaskan sebagai gabungan kata yang mengisi salah satu fungsi sintaksis (subyek, obyek, keterangan, dan pelengkap) dalam sebuah kalimat.

 

3.    3.   Kalimat diklasifikasikan menjadi beberapa jenis yakni kalimat tunggal kalimat majemuk, kalimat lengkap, kalimat tidak lengkap, kalimat invensi dan kalimat permutasi, buatlah masing masing atau contoh kalimat dari jenis jenis kalimat tersebut!

1.       Kalimat Tunggal

(66) Separuh pesisir Pulau Bangka (S) rusak (P).

(67) Separuh pesisir Pulau Bangka (S) rusak (P) karena aktivitas kapal pasir timah (K).

(68) Separuh pesisir Pulau Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, (S) rusak (P) karena aktivitas kapal pasir timah (K).

Kalimat tunggal pada contoh (66) adalah kalimat dasar, sedangkan kalimat tunggal pada contoh (67 dan 68) adalah kalimat tunggal yang sudah diperluas oleh unsur keterangan: keterangan sebab pada kalimat (67)

2.       Kalimat majemuk

1)       Hubungan koordinasi (majemuk setara)

(70) Candi Gedong Songo memiliki sembilan kelompok candi, tetapi sebagian kelompok candi itu sudah hilang.

Kalimat (70) terdiri atas dua klausa: (1) candi Gedong Songo memiliki sembilan kelompok candi dan (2) sebagian kelompok candi itu sudah hilang.

2)       Hubungan subordinasi (majemuk bertingkat)

(71) Candi Gedong Songo merupakan mutiara kehidupan karena menjadi sumber

nafkah bagi masyarakat sekitarnya.

Kalimat di atas terdiriatas dua klausa, yaitu (1) Candi Gedong Songo merupakan mutiara kehidupan dan (2) (Candi Gedong Songo) menjadi sumber nafkah bagi masyarakat sekitarnya. Kedua klausa itu dihubungkan oleh konjungsi karena. Klausa (1) merupakan klausa utama, sedangkan klausa (2) merupakan klausa bawahan.

 

3.       Kalimat Lengkap dan Kalimat Tidak Lengkap

1)       Kalimat elips adalah kalimat tak lengkap yang terjadi karena pelesapan beberapabagian dari klausa dan diturunkan dari kalimat tunggal.

Menonton hewan di layar kaca.

 Terserah kepada Anda.

2)       Kalimat sampingan adalah kalimat taklengkap yang terjadi dari klausa tak lengkap dan diturunkan dari kalimat majemuk bertingkat.

Karena sangat sepi.

 Seperti mengeluarkan peringatan dini.

3)       Kalimat urutan adalah kalimat berklausa lengkap, namun mengandung konjungsi yang menunjukkan bahwa kalimat itu merupakan bagian dari kalimat lain.

Setelah itu, tak ada lagi berita tentang demonstrasi.

Namun, kebijakan itu itu tidak boleh menimbulkan masalah baru bagi rakyat.

4)       Kalimat minor adalah kalimat tak lengkap yang memiliki intonasi final. Jenis kalimat ini ada yang berstruktur klausa dan ada yang tidak. Yang termasuk kalimat minor, misalnya, terlihat di bawah ini.

a) Panggilan, contoh: Zus, Prof

b) Salam, contoh: Halo, Assalamualaikum

c) Ucapan, contoh: selamat berbahagia, turut berduka cita

d) Seruan, contoh: astaga! Oh !

e) Judul, contoh: Salah Asuhan, Putri yang Tertukar

f) Motto, contoh: Kebersihan sebagian dari iman

g) Inskripsi, contoh: Di sini beristirahat dengan damai

h) Ungkapan khusus yang berupa:

 (a) Larangan: dilarang merokok

(b) Peringatan: awas anjing galak

(c) Permintaan: bayarlah dengan uang pas

(d) Anjuran: bacalah aturan pemakaiannya

(e) Harapan: semoga sukses

(f) Perintah: kurangi kecepatan

(g) Pernyataan: terima jahitan pria dan wanita

4.       Kalimat Inversi dan Kalimat Permutasi

1)       Kalimat inversi adalah kalimat yang mengharuskan predikat mendahului subjek (berpola P-S).

Ada (P) masalah (S) dalam tubuh partai.

Ada (P) kebenaran (S) dalam setiap pernyataan saksi.

Kalimat ini mensyaratkan subjek takdefinit

Ada (P) masalah tersebut (S definit) dalam tubuh partai.

Ada (P) kebenaran itu (S definit) dalam setiap pernyataan saksi.

Jika S pada kalimat tersebut diubah menjadi S definit, kalimat itu menjadi tidak berterima.

Masalah (S) ada (P) dalam tubuh partai.

Kebenaran (S) ada (P) dalam setiap pernyataan saksi.

Demikian pula halnya, jika urutan kata tersebut diubah menjadi S-P kalimat tersebut pun menjadi tidak berterima.

Masalah tersebut (S) ada (P) dalam tubuh partai.

Kebenaran itu (S) ada (P) dalam setiap pernyataan saksi.

pola S-P menjadi berterima jika subjeknya diubah menjadi definit, tetapi maknanya tentu sudah berbeda.

 

2)       Kalimat permutasi adalah kalimat yang berpola terbalik, yaitu P-S, atau P-O-S. Berbeda dengan inversi, permutasi tidak mengharuskan urutan P-S, tetapi hanyalah merupakan salah satu gaya yang dapat dipilih dari urutan yang baku

Tak perlu datang (P) dia (S). → Dia (S) tak perlu datang (P).

Menjual (P) air mineral (O) anak itu (S). -→ Anak itu (S) menjual (P) air mineral (O)

 

 

4.      4.  Salah satu syarat kalimat efektif yaitu harus gramatikal. Apa yang dimaksud dengan gramatikal disini? Jelaskan!

Gramatikal menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia gramatikal yaitu sesuai dengan tata bahasa; menurut tata bahasa. Kalimat gramatikal berarti kalimat yang memenuhi kaidah-kaidah tata bahasa: kaidah pembentukan bunyi/ortografis, kaidah pembentukan kata, kaidah penyusunan kalimat, dan kaidah penulisan paragraf

 

5.       5. Sebutkan dan jelaskan hal hal yang terkait dengan gramatikal?

(1)     Kalimat harus mempunyai subjek dan predikat

(2)     Subjek tidak boleh didahului oleh kata depan

(3)     Predikat dan objek tidak diselipi kata kain

(4)     Tidak terdapat subjek ganda pada kalimat tuggal

(5)     Keterangan tambahan terletak di sebelah kanan unsur yang diterangkan

(6)     Predikat tidak boleh didahului oleh yang

(7)     Penggunaan konjungsi antarkalimat secara tepat

(8)     Penggunaan konjungsi intrakalimat pada kalimat majemuk secara tepat

Sabtu, 06 November 2021

Tugas Materi Kelompok 4 "Kata, Istilah dan Diksi"


1      1. Sebutkan perbedaan antara kata dan istilah!

Secara umum, menurut sudut pandang fonologi, kata dapat dirumuskan sebagai bentuk lingual yang memiliki urutan fonem yang tetap. Urutan tetap di sini dimaknai ‘tidak berubah’. Artinya, fonem-fonem yang menjadi unsur pembentuk kata itu tidak dapat diubah urutannya, baik melalui pengubahan posisi setiap atau sebagian fonem dalam kata maupun dengan penambahan, pengurangan, dan penyisipan satu fonem pada kata tersebut.

Hasil pemahaman dari sejumlah sumber memberi ketentuan bahwa istilah dapat diartikan sebagai kata atau gabungan kata yang memiliki makna khusus, dan penggunaannya terbatas pada ranah kegiatan atau bidang keilmuan tertentu. Dari segi makna, istilah itu sifatnya monosemantis. Artinya, dia hanya memiliki satu makna, tidak ganda atau polisemi.

 

2.       2. Sebutkan urutan prioritas sumber pengambilan istilah kedalam bahasa Indonesia?

Kosakata mewadahi konsep. Namun, ada kalanya konsep yang kita miliki
(ditambah karena temuan baru) lebih banyak dari kosakata yang tersedia untuk mewadahi
konsep itu. Dalam hal demikian, diperlukan kata atau istilah baru. Untuk memperolehnya
tentu harus ada sumber dan tata cara pengambilan atau pembentukannya. Sehubungan
dengan itu, ada tiga sumber pengambilan istilah bahasa Indonesia, dengan urutan prioritas
adalah sebagai berikut:
(1) bahasa Indonesia/Melayu,
(2) bahasa-bahasa daerah serumpun, dan 
(3) bahasa asing.

3.      3.  Syarat apa sajakah yang harus dipenuhi dalam memilih kosakata bahaha asing untuk dijadikan istilah dalam bahasa Indonesia?

-Adopsi

Pemakai bahasa mengambil bentuk dan makna kata asing itu secara keseluruhan. Contoh: supermarket, plaza, mall.

-Adaptasi

Pemakai bahasa hanya mengambil makna kata asing itu, sedangkan ejaan ata penulisannya disesuaikan dengan ejaan bahasa Indonesia. Contoh: “Pluralization” menjadi “pluralisasi”.

Penerjemahan Pemakai bahasa mengambil konsep yang terkandung dalam bahasa asing itu, lalu kata tersebut dicari padanannya dalam bahasa Indonesia. Contohnya: “Try out” menjadi “uji coba”.

-Kreasi

Pemakai bahasa hanya mengambil konsep dasar yang ada dalam bahasa Indonesia. Cara ini mirip dengan cara penerjemahan, tetapi tidak menuntut bentuk fisik yang mirip seperti cara penerjemahan.

Misal, kata dalam bahasa aslinya ditulis dalam dua atau tiga kata, sedangkan dalam bahasa Indonesianya hanya ditulis satu kata. Contoh: “Spareparts” menjadi “suku cadang”.

 

4.      4.  Sebutkan bahasa mana sajakah yang saat ini masih mungkin memberi masukan kosakatanya ke dalam bahasa Indonesia! Jelaskan mengapa demikian!

1)      Dari bahasa Melayu

2)      Dari bahasa-bahasa daerah (serumpun)

3)      Dari bahasa asing

4)      Bahasa Sanskerta

5)      Bahasa Arab, Parsi, dan Tamil

6)      Bahasa Belanda, Inggris, dan Portugis

7)      Bahasa Cina, Latin, dan Italia

Ini semua terjadi karena Indonesia beberapa kali dijajah oleh negara lain, perdagangan antar negara serta kerajaan kerajaan terdahulu.

5.      5.  Apa yang dimaksudkan dengan keutuhan kata?

Keutuhan kata adalah suatu kata yang memiliki ejaan dan bahasa yang tepat tidak di kurangi atau mengalami perubahan.

MOTIVASI

Semua orang perlu motivasi dalam kehidupannya dari anak-anak, remaja, dewasa, bahkan lansia. Yang membedakan hanya tujuan, motivasi dapat di...